Karena Pep, Goetze Tidak Kecewa Bergabung Bayern

Gelandang Borussia Dortmund, Mario Goetze, mengakui tak kecewa sempat gabung dengan Bayern Munich pada jaman kepelatihan Pep Guardiola.

Goetze pindah ke musuh abadi Die Borussen itu pada jendela transfer musim panas 2013. Punggawa tim nasional Jerman ini menambatkan hatinya di Allianz Arena dengan biaya transfer 37 juta €.

Transfer Mario Goetze menuju Bayern Munich pernah memancing amuk pendukung Borussia Dortmund. Malahan, ia pernah tak memperoleh sambutan bagus saat mengambil keputusan balik lagi menuju Signal Iduna Park pada jendela transfer musim panas 2016.

“Sulit buat aku untuk menyatakan jika gabung dengan Bayern Munich merupakan sebuah blunder. Aku menimba ilmu tidak sedikit perihal sepakbola dari Pep Guardiola, ” tutur Mario Goetze, sebagaimana ditulis Gol.

“Dia dapat berbicara dengan Kamu tentang strategi dengan durasi berjam-jam. Aku menimba ilmu untuk menyaksikan performa dari pandangan anyar, ” tutur bintang berumur 26 tahun itu.

Sepanjang dilatih Pep Guardiola, Mario Goetze merasa kemampuan performanya meningkat. Tak cuma bareng Bayern, ia jua cemerlang di Piala Dunia 2014 dan mengantarkan tim nasional Jerman mengangkat trofi. Malahan, Goetze menyarangkan gol kemenangan Der Panzer menuju gawang tim nasional Argentina dalam laga final.

“Level pelatihan ia ialah sangat rutin dan detail yang sudah aku jalani. Ini sebuah hal yang khusus boleh punya dirinya menjadi juru tak-tik dan pribadi, serupa seperti (Juergen) Klopp, ” kata Goetze.

“Sangat sukar pergi dari Dortmund, namun apabila tak bergabung dengan Bayern, tidak jelas kejadian di Piala Dunia dapat kayak ini, ” katanya.

 

Real Madrid Incar Pierre Aubameyang

Menyambut penutupan kompetisi musim 2018/2019, beberapa pemberitaan transfer bintang makin menghangat. Rumor kali ini muncul dari tim Liga Spanyol, Real Madrid.

Real Madrir diisukan sedang membidik ujung tombak Arsenal, Pierre Aubameyang. Dilansir football5star. com melalui sportsmole, Real Madrid berani buat membayar Aubameyang dengan nilai 45 juta €.

Beberapa media di Spanyol mengungkapkan jika minat jua muncul dari Aubameyang. Mantan striker Borussia Dortmund itu menurut laporan mau meninggalkan Stadion Emirates di penghujung kompetisi musim ini.

Kesepakatan kontrak penyerang yang menjadi tumpuan Unai Emery bareng Alexandre Lacazette di kompetisi musim ini, tengah menyisakan durasi kesepakatan kontrak dua musim bareng Arsenal.

Pemberitaan minat Real Madrid pada Aubameyang telah bukanlah kali perdana. Di 2017 silam, Los Blancos jua pernah dikaitkan bersama ujung tombak yang sudah mengoleksi 17 goal pada Liga Inggris kompetisi musim ini.

Namun begitu pemberitaan itu terbantahkan sebab Zinedine Zidane dilaporkan tidak terlampau gemar dengan gaya bermain Aubameyang. Tapi mungkin Zidane merubah pemikiran apabila menyaksikan statistik pertandingan Aubameyang.

Penyerang dari Gabon ini sukses menyarangkan 32 goal melalui 56 pertandingan untuk Arsenal selama ini.

Aubameyang sendiri sudah lama memang mengidamkan dapat memperkuat Real Madrid. Di samping lantaran nama besar El Real, Aubameyang pernah mengungkap jika dia berjanji di kakeknya bakal bertanding di Stadion Bernabeu.

Pierre Aubameyang dibeli oleh Arsenal melalui Dortmund saat 2018. Tim Meriam London ini rogoh kocek senilai 56 juta pounds guna mendapat jasa ujung tombak 29 tahun itu.

Guardiola Ungkap Sebab Kesepakatan Kontrak Guendogan Tak kunjung Diperpanjang

Kesepakatan kontrak Ilkay Guendogan bersama Manchester City cuma bersisa 1, 5 musim lagi. Tapi, sampai sekarang, tidak ada pembaruan kesepakatan kontrak buat bintang dari Jerman itu. Soal hal tersebut, pelatih Pep Guardiola mengatakan 1 sebab mendasar.

Menurut Guardiola, proses pembaruan kesepakatan kontrak tidak jua tuntas sebab Ilkay Guendogan tidak menginginkannya. Secara pribadi, ia amat mau eks pemain berposisi gelandang Borussia Dortmund ini tinggal sedikit lebih lama di Stadion Etihad.

“Saya telah tuturkan di konferensi pers jika kami mengidamkan pembaruan kesepakatan kontrak ini. Tapi, itu jua tergantung tim serta ia. Jadi, aku tidak mengerti, ” cetus Guardiola sebagaimana dilansir Football5Star. com melalui Manchester Evening News.

Mantan manajer Bayern Munich ini memastikan, “Semoga saja ia bisa menetap di sini. Aku sedikit lebih berminat ia menetap. Tapi, di kala bersamaan, aku jua mau merasakan kehendaknya buat tinggal. Apabila tidak mau tinggal, ia sewajarnya angkat kaki. Tapi, kami mau masih bersama. ”

Sekarang, Guardiola mengakui cuma dapat menunggu berita dari Ilkay Guendogan. Ia akan membicarakan perpanjangan kesepakatan kontrak ini kapan pun sang bintang menginginkannya.

“Saya telah tuturkan sebelumnya, apabila ia mau menetap, kami bakal berbincang-bincang bersama dia serta kami dapat mengambil kesepakatan kontrak. Kami sudah mengambil kesepakatan kontrak bersama Kevin (De Bruyne) dalam beberapa hari, jua dengan para pemain lainnya, bersama Gabriel (Jesus), ” jelas Guardiola kembali.

Lelaki dari Katalonia ini meneruskan, “Namun, ia tak mengidamkan ini di kala ini. Jadi, kami mesti menunggu. Jika ia menginginkannya, kami bakal bersedia. ”

Ilkay Guendogan gabung bersama Manchester City dari Borussia Dortmund saat 2016 dengan transfer seharga 27 juta € serta diikat kesepakatan kontrak sampai 2020. Sampai sekarang, ia sudah dimainkan dalam 101 laga bareng tim yang dijuluki The Citizens ini bersama raihan enam belas goal serta enam belas assist.

Nicolo Zaniolo Jadi Senjata Rahasia AS Roma di Partai Derbi

Eusebio di Francesco menyatakan jika Nicolo Zaniolo bakal jadi bintang pilar AS Roma dalam laga Derby della Capitale kontra Lazio dinihari mendatang. Dia juga percaya Nicolo Zaniolo punya gairah yang besar buat main penuh dalam laga kontra Lazio.

Di dalam beberapa bulan terbaru, Nicolo Zaniolo jadi satu dari sekian banyak bintang paling baik AS Roma. Bintang 19 tahun ini sering kali jadi pemecah kebuntuan serta sukses mengoleksi 5 gol di dalam 24 laga di seluruh turnamen.

“Zaniolo mesti punya gairah yang tinggi, memusatkan perhatian serta agresif. Jujur, aku belum membahas banyak hal dengannya menyambut laga derbi. Menurut aku, laga derbi sendiri telah memotivasi bala bantuan pada pemain-pemain, ” tutur Eusebio pada Francesco dilansir dari situs web AS Roma.

“Dia punya rekan-rekan yang terus memberi saran dan dapat menjelaskan arti vital dari laga derbi. Ia bakal jadi salah satu bintang yang bakal terlibat pada laga mendatang. Aku meminta dia dapat memaksimalkan peluang itu dan memperlihatkan performa paling baik, ” tambah Eusebio di Francesco melanjutkan.

Di samping Nicolo Zaniolo, Stephan El Shaarawy jua sukses memperlihatkan performa cemerlang di dalam beberapa minggu terbaru. Eusebio di Francesco juga meminta Stephal El Shaarawy dapat kerap mengembangkan performanya di atas gelanggang.

“El Shaarawy sukses memperlihatkan kualitas maksimalnya bareng kami kampanye musim ini. Lebih lanjut, dia jua sukses memegang konsistensi performa. Namun, aku tengah belum puas. Ia perlu kerap mengembangkan level performa.”

Para Pemain Barcelona Senang dengan Perpanjangan Kontrak Valverde

Sergio Busquets menyatakan jika pemain-pemain Barcelona merasa amat bahagia usai Ernesto Valverde memperbarui kesepakatan kontraknya. Dia juga menyatakan bahwa semua pemain Barca bakal senantiasa menyuport Ernesto Valverde.

Kesepakatan kontrak anyar dari Ernesto Valverde menjadikannya bakal terus tinggal di Camp Nou setidak-tidaknya sampai penghujung kampanye musim 2019-20 nanti. Dia jua mendapat pilihan pembaruan sepanjang semusim jika sering mengerjakan kariernya dengan bagus di kampanye musim selanjutnya.

“Kami semua bahagia dengan kondisi kesepakatan kontrak dari Valverde. Semua bintang Barcelona meminta dia bisa cepat memperbarui kesepakatan kontraknya di sini, ” tutur Sergio Busquets dilansir dari Diario AS.

“Saat itu, dia kemungkinan bisa sedikit bersantai lantaran telah menegaskan masa depannya. Team saya semua merasa amat bahagia lantaran dapat senantiasa berduet dengannya, ” tambah pria berusia 30 tahun ini.

Dibawah bimbingan Ernesto Valverde, Barcelona sukses memenangkan trofi LaLiga serta Copa del Rey pada kampanye musim 2017-18. Kampanye musim ini, Azulgrana punya kesempatan besar buat menjaga keduanya. Sebab, mereka sekarang duduk pada pucuk klasemen LaLiga serta sukses menuju ke fase semi-final Copa del Rey.

Kalah 0-2 melalui PSG, Manchester United Sulit Melaju ke 8 besar

Kalah 0-2 melalui PSG, Manchester United Sulit Melaju ke 8 besar

Hasil negatif mencengangkan diterima Manchester United di partai leg pertama fase 16 besar Liga Champions, hari Rabu (13/2) dini hari WIB. Seperti yang kami lihat dari http://www.unosport.tv/, melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Old Trafford, mereka tumbang 0-2. Padahal, sang tamu hadir tanpa 2 bintang tumpuan yang cedera, Neymar serta Edinson Cavani.

Hasil negatif 0-2 dari PSG ini juga membikin Manchester United sekarang memanggul misi mustahil. Lolos menuju 8 besar menjadi incaran maha sulit. Ini lantaran catatan buruk klub-klub yang menerima kekalahan di markas dengan tertinggal 2 goal ataupun lebih di leg pertama fase gugur Liga Champions. Di dalam 34 kesempatan, mereka senantiasa tidak berhasil membalikkan kondisi serta melaju menuju fase selanjutnya.

Sulitnya lagi, pasukan Ole Gunnar Solskjaer mesti bertandang menuju markas PSG tanpa Paul Pogba. Pemain berposisi gelandang tim nasional Prancis tersebut diganjar kartu merah oleh sang pengadil Daniele Orsato menjelang pertandingan berakhir.

Misi semakin berat kala menyaksikan rekor klub-klub yang menerima kekalahan di markas di leg pertama fase 16 besar Liga Champions. Di dalam 10 musim terbaru saja, melalui 27 kesebelasan, cuma 1 yang sukses membalikkan kondisi di markas musuh di leg kedua serta lolos menuju babak 8 besar.

Satu-satunya anomali ini berlangsung di kampanye musim 2010-11. Pelakunya ialah Inter Milan. Di leg pertama, tim yang dijuluki I Nerazzurri tersebut menerima kekalahan 0-1 melalui Bayern Munich. Tapi, hasil positif 3-2 di Allianz Arena di leg kedua pada akhirnya menghantarkan mereka melaju menuju 8 besar.

Jikapun tersedia harapan, ini merupakan catatan bagus lawatan menuju Prancis. Di dalam 4 peluang terbaru, Manchester United tidak pernah menerima kekalahan. Mereka unggul melawan St-Etienne serta Lille OSC dan imbang dengan Olympique Marseille serta Olympique Lyon.

Namun begitu, hal yang layak dicatat, kala unggul di markas St-Etienne serta Lille, score cuma 1-0. Adapun buat setidak-tidaknya memaksakan waktu tambahan di leg kedua kontra PSG, Manchester United perlu kemenangan 2-0 di Parc des Princes.

Solskjaer: Pekerjaan Manchester United Amat Berat

Juru tak-tik sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menaksir kesebelasannya memiliki pekerjaan yang amat berat menyusul hasil negatif yang mereka peroleh kala menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Old Trafford.

Paris Saint-Germain unggul 2-0 melawan Manchester United di leg perdana fase 16 besar Liga Champions dalam pertandingan yang dihelat di Old Trafford, hari Rabu (13/2) dini hari WIB. Di partai itu, goal kesebelasan tamu dibuat Presnel Kimpembe serta Kylian Mbappe.

Sebelum pertandingan, banyak yang mengira PSG bakal kalah. Pasalnya, mereka kehilangan Neymar serta Edinson Cavani. Di samping itu, Manchester United pun tengah di dalam performa baik. Tapi, tim ibu kota Prancis tersebut bisa membalikkan seluruh prediksi dengan hasil pertandingan akhir mampu mereka menangkan.

“Awalnya seolah laga yang sesuai ekspektasi kami. Goal perdana PSG, saat mereka mendapat itu, itu adalah karena blunder kami. Lantas mereka mendapat momentum,” tutur Ole Gunnar Solskjaer sebagaimana dilansir melalui Soccerway.

“Anda bisa menyaksikan jika Manchester United cukup lama tak berlaga di tingkat itu dan kami mesti belajar dari jam terbang itu. Itu takkan jadi musim yang menentukan untuk kami,” jelasnya.

“Ada gunung yang mesti didaki. Kamu tak dapat bersantai. Hari ini merupakan pengecekan realitas dari klub-klub elit,” tutur Ole Gunnar Solskjaer.

Bersama hasil positif itu, Paris Saint-Germain telah menaruh 1 kaki mereka pada fase 8 besar. Pencapaian imbang di leg ke 2 telah cukup menghantarkan Mbappe cs menuju fase 8 besar.