Penjualan Pirlo Tetap Menjadi Penyesalan Paling besar Moratti di Inter

Nama Andrea Pirlo tersohor menjadi legenda AC Milan dan Juventus. Namun siapa sangka apabila sebenarnya dia sempat membela Inter Milan sebelum menjuarai sejumlah piala bareng ke 2 tim itu.

Inter Milan memperoleh Pirlo dari Brescia pada 1998 lalu. Namun dia tidak berhasil cemerlang sampai endingnya ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju sejumlah klub kayak Reggina dan Brescia. Puncaknya juga berlangsung pada 2001 lalu saat mereka endingnya menjual sang gelandang dengan cara permanen menuju AC Milan dengan biaya 17 juta €.

Namun siapa sangka apabila kebijakan itu tetap disesali mantan orang nomor 1 di I Nerazzuri, Massimo Moratti. Dia mengakui kala itu tak memiliki opsi lainnya di samping melego sang gelandang.

“Penyesalan paling besar aku ialah menjual Pirlo. Namun kala itu 3 juru tak-tik yang ada di sana sepakat dengan penjualan itu. Namun masih saja aku menyesal mesti menjualnya sebab ia merupakan bintang yang mengesankan, ” tutur Moratti pada La Gazzette dello Sport, Sabtu (6/7/2019).

Di samping menjual bintang yang telah gantung sepatu semenjak 2018 silam itu, mantan presiden Inter ini jua mengakui menyesal sebab tak bisa menandatangani sejumlah pemain targetnya kayak Eric Cantona mau pun Cristiano Ronaldo.

“Mungkin Cantona bakal menjadi kekecewaan paling besar bintang yang tidak berhasil aku rekrut. Usai ini kami jua memiliki kesempatan raksasa untuk mendapat Cristiano Ronaldo, namun mereka tidak berhasil kami rekrut sebab kala itu kami telah dihuni beberapa bintang dengan nama besar, ” pungkasnya.