Kalah 0-2 melalui PSG, Manchester United Sulit Melaju ke 8 besar

Kalah 0-2 melalui PSG, Manchester United Sulit Melaju ke 8 besar

Hasil negatif mencengangkan diterima Manchester United di partai leg pertama fase 16 besar Liga Champions, hari Rabu (13/2) dini hari WIB. Seperti yang kami lihat dari http://www.unosport.tv/, melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Old Trafford, mereka tumbang 0-2. Padahal, sang tamu hadir tanpa 2 bintang tumpuan yang cedera, Neymar serta Edinson Cavani.

Hasil negatif 0-2 dari PSG ini juga membikin Manchester United sekarang memanggul misi mustahil. Lolos menuju 8 besar menjadi incaran maha sulit. Ini lantaran catatan buruk klub-klub yang menerima kekalahan di markas dengan tertinggal 2 goal ataupun lebih di leg pertama fase gugur Liga Champions. Di dalam 34 kesempatan, mereka senantiasa tidak berhasil membalikkan kondisi serta melaju menuju fase selanjutnya.

Sulitnya lagi, pasukan Ole Gunnar Solskjaer mesti bertandang menuju markas PSG tanpa Paul Pogba. Pemain berposisi gelandang tim nasional Prancis tersebut diganjar kartu merah oleh sang pengadil Daniele Orsato menjelang pertandingan berakhir.

Misi semakin berat kala menyaksikan rekor klub-klub yang menerima kekalahan di markas di leg pertama fase 16 besar Liga Champions. Di dalam 10 musim terbaru saja, melalui 27 kesebelasan, cuma 1 yang sukses membalikkan kondisi di markas musuh di leg kedua serta lolos menuju babak 8 besar.

Satu-satunya anomali ini berlangsung di kampanye musim 2010-11. Pelakunya ialah Inter Milan. Di leg pertama, tim yang dijuluki I Nerazzurri tersebut menerima kekalahan 0-1 melalui Bayern Munich. Tapi, hasil positif 3-2 di Allianz Arena di leg kedua pada akhirnya menghantarkan mereka melaju menuju 8 besar.

Jikapun tersedia harapan, ini merupakan catatan bagus lawatan menuju Prancis. Di dalam 4 peluang terbaru, Manchester United tidak pernah menerima kekalahan. Mereka unggul melawan St-Etienne serta Lille OSC dan imbang dengan Olympique Marseille serta Olympique Lyon.

Namun begitu, hal yang layak dicatat, kala unggul di markas St-Etienne serta Lille, score cuma 1-0. Adapun buat setidak-tidaknya memaksakan waktu tambahan di leg kedua kontra PSG, Manchester United perlu kemenangan 2-0 di Parc des Princes.

Solskjaer: Pekerjaan Manchester United Amat Berat

Juru tak-tik sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menaksir kesebelasannya memiliki pekerjaan yang amat berat menyusul hasil negatif yang mereka peroleh kala menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Old Trafford.

Paris Saint-Germain unggul 2-0 melawan Manchester United di leg perdana fase 16 besar Liga Champions dalam pertandingan yang dihelat di Old Trafford, hari Rabu (13/2) dini hari WIB. Di partai itu, goal kesebelasan tamu dibuat Presnel Kimpembe serta Kylian Mbappe.

Sebelum pertandingan, banyak yang mengira PSG bakal kalah. Pasalnya, mereka kehilangan Neymar serta Edinson Cavani. Di samping itu, Manchester United pun tengah di dalam performa baik. Tapi, tim ibu kota Prancis tersebut bisa membalikkan seluruh prediksi dengan hasil pertandingan akhir mampu mereka menangkan.

“Awalnya seolah laga yang sesuai ekspektasi kami. Goal perdana PSG, saat mereka mendapat itu, itu adalah karena blunder kami. Lantas mereka mendapat momentum,” tutur Ole Gunnar Solskjaer sebagaimana dilansir melalui Soccerway.

“Anda bisa menyaksikan jika Manchester United cukup lama tak berlaga di tingkat itu dan kami mesti belajar dari jam terbang itu. Itu takkan jadi musim yang menentukan untuk kami,” jelasnya.

“Ada gunung yang mesti didaki. Kamu tak dapat bersantai. Hari ini merupakan pengecekan realitas dari klub-klub elit,” tutur Ole Gunnar Solskjaer.

Bersama hasil positif itu, Paris Saint-Germain telah menaruh 1 kaki mereka pada fase 8 besar. Pencapaian imbang di leg ke 2 telah cukup menghantarkan Mbappe cs menuju fase 8 besar.

MU Pimpin Klasemen Wakil Inggris untuk Sementara

MU akhirnya mengoleksi angka paling tinggi sampai match day ke-2 Liga Champions kampanye musim ini di antara wakil-wakil Liga Inggris lainnya.

Pasukan Jose Mourinho pun tak kunjung menelan kekalahan serta tengah memegang clean-sheet sampai match day ke-2 Liga Champions.

Manchester United bisa mengoleksi 4 poin pencapaian melalui hasil positif 3-0 melawan Young Boys dan pencapaian seri 0-0 kontra Valencia.

Sedangkan wakil Liga Inggris lainnya seperti Manchester City, Liverpool, serta Tottenham Hotspur sama-sama sudah terkalahkan.

Spurs justru tidak meraup poin pada kompetisi Liga Champions kampanye musim ini usai menerima kekalahan 1-2 dari Inter Milan serta bertekuk lutut 2-4 dari Barcelona.

Fakta bahwa Spurs ada di dalam grup neraka Liga Champions kampanye musim ini menjadikan mereka sulit mendulang angka.

Liverpool punya nasib sama dengan bertempat pada grup neraka walau masih bisa unggul 3-2 vs Paris Saint-Germain di match day perdana beberapa pekan lalu.

Masuk menuju match day ke-2, Liverpool mesti kalah 0-1 dari wakil Liga Italia, Napoli.

Sedangkan Manchester City membayar hasil negatif 1-2 dari Olympique Lyon dengan unggul 2-1 vs Hoffenheim.

Manchester United sendiri bakal melawan pertandingan sulit di match day ke-3 kala vs Juventus.

Sang rival bisa memegang kesempurnaan di 2 match day pertama Liga Champions kampanye musim ini walau tanpa sang superstar, Cristiano Ronaldo.

Tapi Ronaldo akan kembali dari suspensi kartu merah di pertandingan vs Manchester United, yang juga menyandang status menjadi bekas pemain Setan Merah.

Perolehan angka wakil Liga Inggris sampai match day ke-2 Liga Champions:
Manchester United – empat angka
Manchester City – tiga angka
Liverpool – tiga angka
Tottenham Hotspur – 0 angka